Ac Mobil | Komponen | Manfaat | Suhu | Penyebab Dan Cara Mengatasinya

 Ac Mobil AC atau kepanjangan dari Air Conditioner ini merupakan sebuah alat yang bisa meminimalisir udara panas menjadi udara yang dingin menggunakan freon.

AC Mobil

AC atau kepanjangan dari Air Conditioner ini merupakan sebuah alat yang bisa meminimalisir udara panas menjadi udara yang dingin menggunakan freon.

AC ini tidak hanya dibutuhkan di sebuah ruangan namun, juga tatkala mengendarai sebuah mobil. Maka dari itu untuk membuat berkendara nyaman mobil pun kini dilengkapi dengan AC yang bisa dikontrol suhunya. Itulah definisi AC secara umum.

Sementara untuk pengertian AC secara khusus adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengatur sirkulasi gas refrigerant. Refrigerant ini merupakan sebuah zat yang digunakan lantaran kemampuannya yang bisa merubah bentuk secara cepat.

Tidak hanya itu, zat refrigerant juga mampu beradaptasi tatkala terjadi perubahan suhu secara mendadak atau drastis. Pada dasarnya struktur

AC baik itu AC dalam ruangan maupun AC mobil sama saja hanya AC mobil memiliki struktur yang lebih dinamis. Setidaknya ada dua jenis AC mobil secara umum yakni single blower dan double blower.

AC single blower merupakan AC mobil yang diletakkan pada bagian depan mobil atau dashboard-nya. Sementara AC mobil double blower selain diletakkan di dashboard juga diletakkan di bagian tengah mobil.

AC MOBIL

Macam-Macam Komponen AC Mobil

masih banyak yang belum tahu apa saja yang termasuk komponen pada AC mobil. Faktanya, berbagai komponen ini juga menentukan bagaimana cara perawatan AC agar tidak rusak. Untuk itu, berikut daftar komponen dalam AC mobil yang perlu Anda pahami.

    • Kompresor

Daftar kali ini akan diawali dengan piranti dan mendominasi kinerja AC yakni kompresor. Fungsinya sangat penting yakni sebagai pemompa freon yang kemudian disalurkan pada seluruh bagian sistem AC. Tanpa adanya penyaluran ini, AC mobil tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya.

Ada dua bagian penting dalam kompresor sendiri, yakni saluran hisap dan saluran buang. Keduanya saling bekerjasama untuk memompa udara menuju bagian kondensor. Pada saluran hisap, tekanan yang dimiliki lebih rendah dan dihubungkan ke bagian evaporator. Berbeda dengan saluran hisap, saluran buang justru memiliki tekanan yang cukup tinggi. Tekanan tinggi pada kompresor ini akan menghubungkannya ke bagian kondensor.

    • Kondensor

Selanjutnya, beralih pada bagian penting lainnya yakni kondensor. Sama seperti kompresor, kondensor juga memiliki fungsi yang sangat penting. Fungsi kondensor yakni sebagai pendingin dengan cara melepaskan aura panas dari freon. Tidak sendiri, proses pendinginan ini dibantu oleh teman kondensor yakni cooling fan.

    • Receiver Dryer

Setelah selesai membahas kondensor, komponen lain yang juga keberadaannya tidak boleh diremehkan adalah receiver dryer. Fungsi dari receiver dryer adalah menyaring kembali seluruh kotoran yang tidak sengaja masuk pada sistem AC tersebut.

Seluruh kotoran yang masuk akan disaring oleh alat ini. Mengingat fungsinya sebagai penyaring debu dan benda kotor, Anda harus secara rutin membersihkan bagian receiver dryer ini. Setidaknya bersihkan minimal satu tahun sekali secara rutin untuk menghindari kerusakan AC.

    • Expansion Valve

Anda tentu pernah menjumpai AC yang mengeluarkan semacam cairan bukan? Bisa jadi cairan tersebut merupakan freon berbentuk cair yang tidak sengaja terlepas dari ‘kandangnya’. Berkaitan dengan itu, dalam AC mobil, terdapat sebuah komponen yang dinamakan expansion valve.

Tugas dari expansion valve adalah mengubah freon yang bentuknya cair agar menjadi bentuk gas dengan melewati proses spraying. Proses spraying ini digunakan untuk membuat suhu pada freon bisa menjadi lebih dingin sebelum akhirnya dimasukkan ke evaporator.

    • Evaporator

Setelah keluar dari expansion valve, freon akan masuk ke sebuah perangkat yang dinamakan evaporator. Sebelum dialirkan pada bagian kabin, freon yang sudah diterima oleh evaporator ini akan didinginkan terlebih dahulu.

Hasil pendinginan yang terjadi di evaporator ini akan menghasilkan udara yang segar dan sejuk di dalam kabin. Evaporator ini memiliki nama lain yakni filter AC mobil.

Prinsip kerja dari evaporator ini memang sedikit serupa dengan kondensor. Suhu dingin dari freon kemudian akan kembali disalurkan ke bagian dalam core yang juga memiliki sirip layaknya sebuah konduktor.

    • High Pressure Hose

Komponen selanjutnya pada AC mobil yang perlu Anda ketahui adalah High Pressure Hose. Fungsi utama bagian ini adalah sebagai saluran yang akan menjadi tempat freon cair mengalir dengan tekanan tinggi. Melihat pentingnya keberadaan High Pressure Hose ini, Anda perlu merawatnya dengan baik.

Diameter dari High Pressure Hose ini lebih kecil jika dibandingkan dengan saudaranya yakni Low Pressure Hose. Perbedaan diameter ini menyebabkan adanya perbedaan pada tekanan yang nantinya juga akan difungsikan untuk membuat sebuah sistem spraying dapat bekerja.

    • Low Pressure Hose

Seperti yang sudah sedikit dijelaskan pada poin diatas, Low Pressure Hose memiliki diameter yang sedikit lebih besar daripada sang adik, yakni High Pressure Hose. High Pressure Hose memang difungsikan untuk menyalurkan freon yang berada dalam bentuk cair.

Sedangkan Low Pressure Hose ini fungsinya untuk menyalurkan freon yang sudah berbentuk gas dari bagian evaporator kembali lagi ke bagian kompresor. Meski terlihat serupa, namun High Pressure Hose dan Low Pressure Hose memiliki fungsi yang berbeda.

    • Cooling Fan

Komponen AC mobil dan fungsinya yang harus Anda tahu selanjutnya adalah cooling fan. Sesuai dengan namanya, piranti ini tentu berhubungan dengan proses pendinginan. Cooling fan berfungsi untuk mendinginkan bagian kondensor pada AC mobil yang terletak pada bagian depan radiator mobil.

Fungsi cooling fan ini sangatlah penting untuk AC mobil. Hal ini dikarenakan saat cooling fan sudah berputar dan berhembus, suhu panas yang ada pada freon akan berkurang saat melewati bagian kondensor.

    • Blower

Memiliki bentuk yang cukup mirip dengan cooling fans, blower memiliki fungsi yang berbeda cukup jauh dengan komponen tersebut. Fungsi utama dari blower adalah menghembuskan udara yang melalui bagian evaporator.

Komponen AC mobil yang satu ini menjadi ventilator dari sebuah sistem ventilasi yang ada di mobil. Melihat dari deskripsi tersebut, tentu Anda sudah dapat mengetahui seberapa pentingnya blower pada AC mobil.

    • Freon

Sejak awal pembahasan, nama freon sudah cukup sering disebut. Namun, tahukah Anda apa itu freon dan fungsi utamanya? Tugas dari freon adalah sebagai refrigerant. Dapat dikatakan bahwa freon merupakan sebuah gas khusus yang umumnya memiliki suhu normal yang dingin.

Sebelum freon melalui proses pendinginan, suhunya sudah mencapai angka 0 derajat celcius. Penggunaan freon dalam AC mobil ini didasarkan pada kemampuannya dalam menahan radiasi panas yang lebih baik.

Komponen AC MOBIL

    • Magnetic Clutch

Beralih pada komponen electrical, yang pertama ada magnetic clutch. Komponen penting dan canggih ini akan mengatur waktu yang tepat bagi kompresor untuk bekerja meski pulley pada mesin tetap berputar sebagaimana seharusnya.

Keberadaan dari magnetic clutch ini sangatlah penting karena pada saat kompresor mulai bekerja, tekanan pada freon akan menjadi semakin tinggi. Jika tekanan freon sedang tinggi, magnetic clutch akan menghentikannya.

    • Thermostat

Komponen utama lain yang tidak kalah pentingnya dari piranti lain adalah thermostat. Komponen ini sangat penting karena thermostat lah yang akan memberikan sinyal terhadap kondisi temperatur yang terdapat dalam kabin ke bagian kompresor secara otomatis.

Tidak hanya itu saja, dalam tubuh thermostat juga terdapat sebuah sensor yang fungsinya untuk mendeteksi suhu yang ada di dalam evaporator. Dapat dikatakan pula bahwa thermostat memiliki peranan penting karena dapat menjadi pengatur kerja kompresor AC.

    • Pressure Switch

Demi menjaga keamanan sistem kerja AC mobil, ada sebuah piranti yang disebut dengan Pressure Switch atau singkatnya Press Switch. Komponen ini memiliki sensor liquid yang secara otomatis akan bekerja berdasar pada tekanan yang diberikan.

    • Relay

Nama relay tentu sudah sangat tidak asing lagi pada komponen mobil, termasuk pada komponen AC mobil. Fungsi utama dari si populer relay ini adalah, untuk mengalirkan arus listrik yang berasal dari magnetic clutch, blower, dan piranti lain agar tidak terjadi kerusakan pada bagian lain.

Manfaat AC mobil

Ada banyak sekali manfaat dari AC mobil ini tidak terpaku pada bagaimana menciptakan suasana dingin saat berada di dalam mobil. Berikut penjelasan selengkapnya.

    1. Mengontrol kelembaban

Sebenarnya udara dingin yang keluar dari AC saat dinyalakan merupakan hasil ekspansi embun. Tak heran jika kelembaban udara dalam mobil menjadi lebih terjaga. Meski begitu, Sahabat patut waspada jika kelembaban udara di dalam mobil meningkat drastis. Pasalnya bisa saja pipa kapiler atau ada komponen AC yang mungkin kotor atau bocor yang justru membuat seluruh bagian mobil menjadi kedinginan.

    1. Memurnikan udara

Manfaat selanjutnya dari AC mobil adalah kemampuannya memurnikan udara. Dengan udara yang ada di dalam mobil murni maka debu dan kotoran pun tidak akan mengganggu yang justru membuat kesehatan pengendara menjadi terancam.

    1. Mengontrol sirkulasi udara

Mengapa saat AC dinyalakan semua jendela mobil harus terkunci rapat, padahal penumpang juga memerlukan udara untuk bernafas. Tak perlu khawatir karena sebenarnya sirkulasi udara di dalam mobil ber-AC tetap bisa berjalan hanya saja sirkulasinya melalui AC mobil. Sehingga penumpang di dalamnya pun tetap bisa menghirup oksigen dengan lancar tanpa takut kesulitan bernafas.

AC MOBIL

Cara Kerja AC mobil

Untuk membahas cara kerja AC mobil pada prinsipnya merupakan kombinasi dari kelima komponen utama tersebut. Berikut ulasan lengkapnya yang mana bisa mudah Sahabat pahami.

  1. Ketika AC dinyalakan, freon akan dipompa oleh sebuah kompresor. Kekuatan kompresor memompa inilah yang menentukan kecepatan dari AC untuk mendinginkan kabin mobil. Freon yang dalam bentuk gas dipompa dengan tekanan tinggi sehingga suhunya mencapai 100 derajat celcius.
  2. Setelah mencapai suhu tersebut, barulah freon berubah menjadi bentuk cair yang kemudian dialirkan menuju kondensor. Di dalam kondensor inilah freon didinginkan mencapai suhu 60 derajat celcius. Komponen yang berperan mendinginkan ini adalah cooling fan.
  3. Setelah suhunya tidak terlalu panas, freon cair tersebut kemudian disaring menggunakan filter dryer. Proses penyaringan inilah yang membuat udara AC menjadi lebih dingin dan segar.
  4. Setelah melalui proses penyaringan, freon cair tersebut dialirkan ke expansion valve. Komponen ini bertugas untuk merubah freon cair menjadi bentuk gas atau uap. Di waktu yang sama freon juga diturunkan tekanannya oleh expansi valve.
  5. Freon yang telah berubah wujud menjadi uap tersebut kemudian dialirkan ke evaporator. Baru setelah itu freon uap tersebut dialirkan ke kabin dengan bantuan blower. Blower ini cara kerjanya sama dengan kipas angin yakni bertugas mengalirkan udara ke seluruh ruangan.
  6. Di waktu uap disemprotkan, kompresor kembali menghisap tekanan freon. Tekanan freon ini kemudian dipompa kembali hingga menjadi bertekanan tinggi atau panas. Dan setelah itu mengulangi proses dari awal hingga akhir selama AC mobil menyala.

Penyebab AC Mobil Kurang Dingin

Ada beberapa penyebab dari masalah yang satu ini, membuat berkendara menjadi tidak nyaman. Kenali berbagai hal yang menyebabkannya agar bisa lebih waspada di kemudian hari dan terhindar dari kondisi AC tidak dingin ini.

    1. Freon Sudah Habis

Bisa dibilang, freon adalah komponen ac mobil. Freon atau kadang disebut refrigerant adalah gas yang memiliki fungsi sebagai senyawa pendingin pada AC. Senyawa ini bekerja dengan menyerap beban pendingin pada ruangan. Tanpa adanya freon, AC mobil tidak dingin dan membuat suhu menjadi panas.

Jadi, tidak mengherankan jika AC mobil kurang dingin, freon habis sering dijadikan alasan utama. Freon memang bisa habis seiring berjalannya waktu. Namun, tidak menutup kemungkinan juga jika terdapat kebocoran pada komponen katup pelepas kompresor (compressor relief valve). Bila hal ini terjadi, segera ganti komponen tersebut.

    1. Fan Belt Terputus

Selain freon, AC mobil kurang dingin juga bisa disebabkan oleh komponen fan belt yang terputus. Fan belt atau yang kadang disebut drive belt adalah suatu komponen pada mesin mobil, letaknya mengelilingi kompresor. Fungsinya adalah untuk menyalurkan putaran mesin pada kompresor AC mobil.

Fan belt terbuat dari karet dan ada kemungkinan aus atau putus jika sudah digunakan dalam waktu lama. Meski komponen ini bisa putus tiba-tiba, AutoFamily sebenarnya bisa mendeteksi tanda-tanda fan belt akan putus. Biasanya, fan belt yang sudah lapuk dan hampir putus akan membuat mobil mengeluarkan decitan saat dinyalakan.

    1. Tekanan yang Terlalu Tinggi

Untuk dapat bekerja, sistem AC mobil membutuhkan tekanan yang dihasilkan dari oli kompresor. Tekanan ini harus tepat besarannya. Apabila tekanan oli kompresor terlalu tinggi, dikhawatirkan tekanan pada freon juga akan naik.

Tekanan tinggi pada freon akan menyebabkan temperatur kompresor naik. Padahal, kompresor yang panas akan menghambat proses kondensasi.

Agar hal tersebut tidak terjadi, pastikan mengisi oli kompresor sesuai dengan batas yang ditentukan. Untuk lebih mudahnya, AutoFamily bisa datang ke bengkel Auto2000 terdekat.

    1. Evaporator Kotor

Penyebab AC mobil kurang dingin selanjutnya adalah evaporator yang kotor. Evaporator bertugas mengeluarkan hawa dingin pada AC menuju kabin mobil. Letaknya berada di bawah dashboard mobil. Posisi ini membuat evaporator rentan terkena debu atau kotoran.

Kotoran dan debu yang menumpuk pada evaporator inilah yang kemudian bisa menyebabkan AC mobil kurang dingin. Untuk menghindarinya, AutoFamily sebaiknya membersihkan evaporator serta filter AC mobil secara rutin.

    1. Kompresor Rusak

Sistem AC mobil digerakkan oleh kompresor. Saat mobil dihidupkan dan menyalakan AC, kompresor kemudian akan memompa freon menuju kondensor. Maka, sudah bisa di bayangkan betapa vitalnya peran kompresor pada sistem AC mobil.

Komponen ini memiliki bagian yang sensitif, yakni magnetic clutch atau sering disebut sebagai kopling kompresor. Fungsinya adalah untuk menyambungkan sekaligus memutus hubungan antara putaran mesin dengan kompresor.

Agar tidak cepat rusak, Anda sebaiknya melakukan servis secara berkala. Jika Sight Glass terlihat hitam, maka dapat di pastikan terdapat masalah pada Receiver Dryer atau Expansion Valve.

Pentingnya Mengatur Suhu AC Mobil

Kenyamanan selama perjalanan memakai mobil biasanya di dapat dari sistem pendingin atau di kenal juga dengan AC (air conditioner). Pemakaian AC bisa membantu meredam suhu panas yang ada di luar sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman. Tetapi akan lain ceritanya ketika perjalanan di lakukan saat malam hari.

1.Berisiko membuat pengemudi mengantuk

Pemakaian AC saat malam hari bisa membuat pengemudi rentan di serang kantuk. Kenapa bisa timbul rasa kantuk? Karena suhu dingin bisa memicu pembuluh darah menyempit. Ini artinya asupan oksigen untuk bisa membuat otak bekerja juga akan sedikit sehingga tubuh akan merasa mengantuk.

Karena itulah sebaiknya suhu AC juga harus di jaga supaya tidak terlalu dingin. Aturlah supaya tetap nyaman berada di kabin mobil selama perjalanan di malam hari tapi tidak membuat pengemudi merasa mengantuk.

2.Pakai pakaian yang nyaman

Tidak kalah penting untuk di perhatikan adalah pakaian yang di kenakan ketika melakukan perjalanan. Pakaian ini berpengaruh pada tingkat dehidrasi pengemudi selama perjalanan. Pilihlah pakaian yang nyaman, yang tidak tertutup sekali dan tidak juga terlalu tipis.

Pakailah pakaian lengan panjang dan celana panjang, tapi pilih yang tidak terlalu tebal. Pakaian tersebut bisa menahan dingin tapi juga masih nyaman karena tidak membuat gerah saat di pakai di malam hari.

3.Sempatkan beristirahat saat perjalanan jauh di malam hari

Selain itu, agar perjalanan malam dengan jarak jauh aman, Anda harus sesekali beristirahat. Berikan interval perjalanan 3-4 jam sekali untuk beristirahat. Saat beristirahat, anda bisa tidur sebentar atau kalau memang sedang buru-buru bisa meregangkan tubuh sekitar15 menit. Hal ini penting supaya bisa melancarkan aliran darah sehingga tidak mengantuk.

Ac Mobil | Komponen | Manfaat | Suhu | Penyebab Dan Cara Mengatasinya, Semoga Artikel ini menambah wawasan dan pengetahuan kita dalam merawat kendaraan kesayangan kita.

Menambah Wawasan Kita :